Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tutorial Linux #2: Cara Install MySQL Server di Ubuntu Lewat Terminal

Assalamualaikum Wr, Wb Sobat blogger semuanya! Di tutorial Linux nomor 1 sebelumnya, kita sudah sukses mengaktifkan Apache Web Server di distro Ubuntu kita. Nah, untuk melengkapi arsitektur server bertenaga LAMP Stack (Linux, Apache, MySQL, PHP), di artikel kedua ini kita akan belajar Cara Menginstall MySQL Server di Ubuntu Lewat Terminal.

Di dunia industri dan server production, operating sistem Linux Ubuntu adalah raja di dalam server cloud (seperti AWS, DigitalOcean, atau Google Cloud). Berbeda dengan Windows yang serba klik, di Linux kita akan bermain penuh menggunakan baris perintah Terminal agar instalasinya bersih, ringan, dan super aman. Yuk, gass kita ketik perintahnya!


🛠️ Langkah-Langkah Instalasi MySQL di Ubuntu

Silakan buka aplikasi Terminal di Ubuntu kalian (atau koneksikan SSH jika kalian menggunakan VPS Linux Remote), lalu ikuti urutan perintah berikut secara berurutan:

1. Update Repositori Sistem Linux

Sebelum mengunduh paket baru, kita wajib menyegarkan indeks paket lokal Ubuntu agar sistem mendapatkan versi MySQL paling update dan stabil. Ketik perintah berikut lalu tekan Enter:

sudo apt update

*(Masukkan password Linux kalian jika diminta, lalu tunggu proses sinkronisasinya selesai).*

2. Install Paket MySQL Server

Setelah repositori terupdate, langsung eksekusi pengunduhan dan instalasi inti dari MySQL Server menggunakan perintah sakti apt install berikut:

sudo apt install mysql-server -y

Option -y di akhir berfungsi agar sistem otomatis menyetujui alokasi ukuran memori hardisk tanpa perlu memunculkan pertanyaan konfirmasi [Y/n] di tengah jalan.


🔒 3. Mengonfigurasi Sistem Keamanan (Wajib!)

Berbeda dengan instalasi di Windows yang databasenya langsung polosan tanpa password, di Linux kita wajib hukumnya menjalankan script keamanan bawaan untuk mengunci celah masuk para hacker. Ketik perintah ini:

sudo mysql_secure_installation

Begitu perintah di atas dijalankan, Terminal akan menanyakan beberapa opsi keamanan penting. Ikuti panduan setting aman berikut, bro:

  • VALIDATE PASSWORD COMPONENT? Ketik y jika ingin sistem menolak password lemah, atau ketik n jika ingin bebas membuat password pendek.
  • New Password: Masukkan password baru yang kuat untuk akun admin utama (root) database kalian.
  • Remove anonymous users? Ketik y (Untuk menghapus akun asing tanpa nama demi keamanan).
  • Disallow root login remotely? Ketik y (Agar akun root tidak bisa diakses sembarangan dari komputer luar lewat internet).
  • Remove test database? Ketik y (Menghapus database percobaan bawaan).
  • Reload privilege tables now? Ketik y (Untuk menerapkan semua perubahan instan saat ini juga).

🚀 4. Mengecek Status dan Mencoba Login MySQL

Untuk memastikan mesin database MySQL sudah hidup dan berjalan otomatis di latar belakang (*background service*) sistem Ubuntu, cek statusnya menggunakan perintah systemctl:

sudo systemctl status mysql

Jika statusnya sudah memunculkan teks hijau bertuliskan active (running), artinya server data kalian sudah mengudara! Sekarang, mari kita coba login ke dalam lingkungan MySQL via Terminal dengan perintah:

sudo mysql -u root -p

Masukkan password root yang sudah kalian buat pada tahap konfigurasi keamanan tadi. Jika berhasil, tampilan Terminal kalian akan berubah menjadi lingkungan teks MariaDB/MySQL server.

Simulasi Tampilan Sukses di Terminal Linux Kalian:

user@ubuntu:~$ sudo mysql -u root -p
Enter password: ********
Welcome to the MySQL monitor. Commands end with ; or \g.
Your MySQL connection id is 8
Server version: 8.0.x-0ubuntu0.xx.xx (Ubuntu)

mysql>

Kesimpulan

Mantap, bro! Hanya dengan bermodalkan beberapa baris perintah pendek di Terminal Linux, kalian sudah berhasil mengamankan dan menghidupkan database engine MySQL Server di dalam OS Ubuntu. Langkah ini membawa kalian selangkah lebih dekat untuk membangun arsitektur VPS server yang mandiri dan profesional.

Sekian tutorial nomor 2 kali ini, semoga bisa menambah khazanah ilmu sysadmin kalian. Langkah berikutnya, kita akan melengkapi kepingan terakhir server kita lewat Tutorial Linux #3: Cara Mudah Menginstall PHP di Ubuntu. Jika saat proses instalasi muncul pesan package not found atau MySQL kalian mogok dijalankan, langsung saja lempar keluhan kalian di Kolom Komentar bawah ya, mari kita bedah bareng!

Wassalam.

🐘 Web Server Beres, Database Siap, Yuk Pasang PHP di Linux!

Apache sudah aktif, MySQL server juga sudah dikunci dengan password yang aman. Sekarang, bagaimana sih perintah Terminal untuk memasang interpreter PHP di Linux agar server kita bisa membaca file kodingan berekstensi .php?

Lanjut ke Tutorial Linux #3: Cara Install PHP di Ubuntu →

Posting Komentar untuk "Tutorial Linux #2: Cara Install MySQL Server di Ubuntu Lewat Terminal"