Tutorial Linux #6: Cara Install PHP dan phpMyAdmin di Ubuntu Server
Assalamualaikum Wr, Wb Kawan-kawan semua! Di tutorial nomor 3 dan nomor 4 kemarin, kita sudah sukses menghidupkan Apache2 Web Server dan mengamankan database MySQL di Ubuntu Server kita.
Namun, server kita saat ini baru bisa membaca file HTML polosan saja dan manajemen databasenya masih harus diketik manual lewat terminal yang hitam-putih. Biar server kita bisa menjalankan website dinamis dan kelola databasenya tinggal klik-klik aja di browser, kita wajib menginstal dua komponen tambahan, yaitu PHP dan phpMyAdmin. Yuk, langsung kita eksekusi lewat terminal, gass, bro!
🔌 Langkah 1: Install Paket PHP Modern
Sebelum memasang phpMyAdmin, server kita harus mengenali bahasa pemrograman PHP terlebih dahulu agar bisa menjembatani antara Apache2 dan database MySQL. Jalankan perintah update repository lalu install paket PHP beserta extension pendukungnya berikut ini, bro:
sudo apt update
sudo apt install php libapache2-mod-php php-mysql php-mbstring php-zip php-gd php-json php-curl -y
Untuk memastikan PHP sudah terpasang dengan benar di sistem Linux kalian, silakan cek versinya dengan perintah:
php -v
📦 Langkah 2: Proses Instalasi phpMyAdmin
Jika PHP sudah aman, sekarang saatnya kita install paket phpMyAdmin resmi dari repository Ubuntu. Ketikkan perintah ini di terminal kalian:
sudo apt install phpmyadmin -y
Nah, di tengah-tengah proses instalasi ini, akan muncul beberapa jendela konfirmasi berwarna biru di terminal kalian. Jangan sampai salah pencet ya, ikuti trik taktis ini, bro:
- Web server to configure automatically: Tekan tombol
Spasipada keyboard kalian hingga muncul tanda bintang[*]di pilihan apache2, lalu tekanEnter. - Configure database for phpmyadmin with dbconfig-common?: Pilih
Yeslalu tekanEnter. - MySQL application password for phpmyadmin: Masukkan password baru yang mudah kalian ingat untuk mengamankan sistem phpMyAdmin kalian, lalu konfirmasi ulang.
🔗 Langkah 3: Membuat Link Konfigurasi ke Apache2
Kadang-kadang, setelah instalasi selesai, phpMyAdmin belum bisa langsung dibuka di browser karena konfigurasinya belum terbaca oleh Apache2. Biar jalannya lancar jaya, kita perlu membuat pintasan (Symbolic Link) dari folder konfigurasi phpMyAdmin ke folder root Apache. Jalankan perintah sakti ini, bro:
sudo ln -s /etc/phpmyadmin/apache.conf /etc/apache2/conf-available/phpmyadmin.conf
sudo a2enconf phpmyadmin
sudo systemctl restart apache2
🖥️ Langkah 4: Uji Coba phpMyAdmin di Browser PC Client
Sekarang, saatnya kita lakukan pembuktian! Buka browser di laptop atau PC client kalian, lalu akses alamat IP server kalian diikuti dengan kata /phpmyadmin di belakangnya. Contohnya:
http://IP_SERVER_LINUX_KALIAN/phpmyadmin atau http://localhost/phpmyadmin
Jika berhasil, di layar browser kalian akan langsung muncul halaman login resmi phpMyAdmin yang super estetik seperti kotak simulasi di bawah ini:
Silakan login menggunakan username root dan password database MySQL yang sudah kalian buat pada tutorial nomor 4 kemarin. Begitu masuk, kalian sudah bisa membuat, mengedit, atau menghapus database sesuka hati kalian tinggal klik-klik aja tanpa pusing ngetik kodingan SQL lagi!
Kesimpulan
Dengan terpasangnya PHP dan phpMyAdmin, server Ubuntu kalian kini sudah naik kelas menjadi sebuah web server fungsional yang siap menampung aplikasi website kompleks berskala produksi. Manajemen database pun jadi terasa jauh lebih mudah dan menyenangkan bahkan bagi pemula sekalipun.
Sekian materi nomor 6 kita di seri Linux Server ini. Di tutorial berikutnya, kita akan belajar cara mempublikasikan folder website kodingan kita agar bisa diakses rapi menggunakan domain lokal lewat materi Tutorial Linux #7: Cara Konfigurasi Virtual Host Apache2 di Ubuntu Server.
Jika sewaktu kalian membuka halaman /phpmyadmin muncul error 404 Not Found atau terkendala masalah hak akses (Access Denied), langsung saja curhat dan tulis kendala kalian di Kolom Komentar di bawah ya. Mari kita bedah solusinya bareng-bareng!
Wassalam.
🌐 Database Udah Klik-Klik? Yuk Rapikan Jalur Website Lu!
phpMyAdmin udah aktif, artinya kelola database udah gak perlu pusing ketik terminal lagi. Langkah selanjutnya, mari kita pelajari cara bikin Virtual Host di Apache biar satu server Linux lu bisa menampung banyak nama website yang berbeda. Yuk gass!
Lanjut ke Tutorial #7: Konfigurasi Virtual Host →
Posting Komentar untuk "Tutorial Linux #6: Cara Install PHP dan phpMyAdmin di Ubuntu Server"