Tutorial PHP #6: Mengenal Database MySQL dan Cara Membuat Tabel di phpMyAdmin
Assalamualaikum Wr, Wb Sobat blogger semuanya! Di tutorial nomor 5 kemarin, kita sudah sukses mempelajari fungsi (Function) pada PHP. Nah, sebelum kita membuat aplikasi yang sesungguhnya, ada satu komponen wajib lagi yang harus kita kuasai, yaitu Database (Basis Data).
Bayangkan jika kalian membuat sistem login atau form pendaftaran, di manakah data username dan password pengunjung akan disimpan? Gak mungkin kan cuma ditaruh di dalam variabel PHP biasa? Karena begitu browser ditutup, isi variabel tersebut pasti akan langsung terhapus. Di sinilah kita butuh database MySQL untuk menyimpan data secara permanen. Yuk, gass kita pelajari cara bikinnya lewat phpMyAdmin!
💡 Apa itu Database, Tabel, dan phpMyAdmin?
Sebelum mulai klik sana-sini, mari kita samakan persepsi dulu tentang istilah-istilah di dunia data ini, bro:
- Database: Ibarat sebuah lemari arsip besar di dalam kantor kalian.
- Tabel: Ibarat map atau buku besar yang ada di dalam lemari tersebut. Di dalam satu database, bisa terdapat banyak tabel (misal: tabel_user, tabel_produk, tabel_mahasiswa).
- phpMyAdmin: Aplikasi berbasis web gratis bawaan XAMPP yang berfungsi sebagai alat visual (GUI) untuk mempermudah kita dalam mengelola lemari arsip (database) tersebut tanpa harus mengetik perintah baris kode hitam yang rumit.
🛠️ Langkah Membuat Database Baru di phpMyAdmin
Yuk langsung kita praktekkan di laptop kalian masing-masing menggunakan XAMPP yang sudah kita install di tutorial pertama:
- Aktifkan Server: Buka aplikasi XAMPP Control Panel kalian, lalu klik tombol Start pada modul Apache dan MySQL hingga keduanya berwarna hijau.
- Buka phpMyAdmin: Buka browser andalan kalian (Chrome/Edge), lalu ketik alamat
localhost/phpmyadmindi kolom URL atas, kemudian tekan Enter. - Buat Database: Pada halaman utama phpMyAdmin, klik menu New atau Baru yang ada di bilah sebelah kiri.
- Beri Nama: Di kolom "Nama basis data" (Database Name), ketikkan nama
crudsmenggunakan huruf kecil semua, lalu klik tombol Create (Buat). Selamat, lemari arsip besar kalian sudah jadi!
📐 Membuat Tabel Mahasiswa Secara Visual
Setelah database cruds berhasil dibuat, otomatis kalian akan diminta untuk membuat tabel baru di dalamnya.
- Pada kolom Name, ketikkan nama tabel kita:
mahasiswa. - Pada kolom Number of columns (Jumlah Kolom), isi dengan angka 4, lalu klik Create.
- Sekarang, isi baris konfigurasi struktur tabelnya seperti aturan di bawah ini:
Name Type Length/Value Index (Primary Key) npm VARCHAR 10 PRIMARY nama VARCHAR 100 --- prodi VARCHAR 50 --- fakultas VARCHAR 50 --- - Catatan Aturan: Nomor NPM wajib dijadikan PRIMARY KEY (Kunci Utama) agar tidak ada data mahasiswa yang ganda/kembar di dalam database kita.
- Jika semua kolom sudah diisi dengan benar, gulir layar ke pojok kanan bawah, lalu klik tombol Save (Simpan).
Kesimpulan
Sampai di sini, kalian sudah berhasil membuat lingkungan penyimpanan data berupa database bernama cruds dan tabel bernama mahasiswa yang siap menampung ratusan data. Struktur tabel inilah yang nantinya akan kita tembak menggunakan file project RESTful API kita.
Sekian tutorial nomor 6 kali ini. Langkah selanjutnya, kita wajib menghubungkan tabel database ini ke dalam script kodingan kita melalui Tutorial PHP #7: Cara Membuat Koneksi PHP ke Database MySQLi.
Jika ada menu phpMyAdmin kalian yang bahasanya membingungkan atau tabelnya ngga mau tersimpan, langsung saja tanyakan di Kolom Komentar bawah ya. Mari kita beresin bareng!
Wassalam.
🔌 Database Siap, Yuk Hubungkan ke Script PHP Lu!
Tabel database di phpMyAdmin udah sukses terbentuk. Sekarang, gimana sih cara menuliskan baris perintah PHP agar script kodingan kita di VS Code bisa mengenali dan berkomunikasi langsung dengan database lokal tersebut?
Lanjut ke Tutorial #7: Membuat Koneksi MySQLi PHP →
Posting Komentar untuk "Tutorial PHP #6: Mengenal Database MySQL dan Cara Membuat Tabel di phpMyAdmin"